Aku nggak tahu orang itu lihat aku dari mana. Dan aku tau aku itu punya kebiasaan ikut ikutan, oh sh*t, saya tau kalau saya tidak kreatip. Aku mencoba untuk diterima di sekolah yang saya tempati sekarang. Tapi lingkungannya beda sekali. Gak kayak waktu SMP,, dan aku takut aku akan terinjak2 karena tidak bisa beradaptasi disini.. Kehidupan ini sungguh membuatku muak!
Aku punya temen, dia itu bawaanya heboh. Dan banyak temen yang mau jadi temen dia. Makanya aku membuat manset di pikiran saya bahwa "heboh=banyak temen". Namun as a result, mereka malah ngejauh. Oke. Berarti heboh bukan berarti punya banyak temen. Aku salah menginterpretasikannya.
Lalu aku punye temen yang dieem banget (bagi anak almah, kau pasti tahu dia siapa). Dia gampang banget bergaul di semua lapisan. Aku coba ikutin dia untuk sementara waktu, yaitu dengan menjadi diem. Namun, as a result, mereka malah ngejauh, mereka kira saya kesambet (alay-alay!).. Dan as a result, saya salah lagi.. Anyway, disaba gak ada yang mikir perasaanku dimana.. Susah ya cari temen di Almah..
Tampilkan postingan dengan label gak-sama. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label gak-sama. Tampilkan semua postingan
Jumat, 03 April 2009
Selasa, 09 Desember 2008
Fiction isn't real.. I'm not in a fairytale
Haii, kawann.. Dah lama aku nggak nulis entri baru di blog baruku ini.. Say hello juga buat pengikut blog (suatu hari nanti, hehe..) ku yang setia membaca entri-entriku.. Sekali lagi terima kasih *standing ovation*
Well, aku menemukan perbedaan yang kontras dari kehidupan masyarakat Jepang dan masyarakat Indonesia. Perbedaan orangnya? jelas lahh.. Orang indonesia tuh not that sipit.. Tapi yang bakal aku diskusiin itu mengenai sifat-sifat individunya.. Kmaren aku nggak sengaja bongkar-bongkar meja belajar dan nemuin Nakayoshi edisi 60. Aku baca lembar demi lembar buku yang sebagian besar berkenaan dengan cinta-cinta dan apalah-itu-namanya. Lalu kutemukan manga berjudul "I am Here" karya Ema Toyama. Manga ini menceritakan tentang seorang gadis yang always picked on (denger denger kata ini jadi merinding..) dan nggak punya temen. Dia selalu sendirian. Satu-satunya tempat dimana ia tidak sendirian adalah di blog Himawari miliknya.. bersama followernya, mega pig dan kuro usagi. Hal ini terus berlanjut sampai datang seseorang yang berarti dalam hidupnya. Dia adalah Hinata, anak populer di sekolah itu (aku nggak tahu nama sekolahnya.. yang jelas bukan seika).. Hinata menyatakan perasaan cintanya pada si gadis kesepian itu.. Si cewek minder karena mereka memiliki perbedaan yang tak bisa dipungkiri. Si cewek adalah gadis aneh yang tidak dianggap di lingkungan sekitarnya, sedangkan Hinata adalah cowok idola di sekolahnya. Sampai akhirnya si cewek - yang punya fetish sama bunga matahari - itu berusaha melindungi bunga matahari yang diterpa hujan yang cukup deras.. Hinata -si cowok keren sang idola- menghampiri untuk membantunya.. WELEH-WELEH..
Yang pengen aku pertanyakan adalah, KOK ADA YA CWOK KAYAK GITU????!! Sungguh, aku heran.. Di Indonesia kejadian kayak gitu mah langka, kagak ada, malahh.. Mana ada sih cowok yang rela berhujan hujanan demi mempertahankan sesuatu yang nggak penting macam gitu?? Cowok indonesia, yahh,, How unromantic!!
Hal yang pengen aku tanyain lagi,, TANKOUBONNYA I AM HERE SAMPE EDISI BERAPA??
Well, aku menemukan perbedaan yang kontras dari kehidupan masyarakat Jepang dan masyarakat Indonesia. Perbedaan orangnya? jelas lahh.. Orang indonesia tuh not that sipit.. Tapi yang bakal aku diskusiin itu mengenai sifat-sifat individunya.. Kmaren aku nggak sengaja bongkar-bongkar meja belajar dan nemuin Nakayoshi edisi 60. Aku baca lembar demi lembar buku yang sebagian besar berkenaan dengan cinta-cinta dan apalah-itu-namanya. Lalu kutemukan manga berjudul "I am Here" karya Ema Toyama. Manga ini menceritakan tentang seorang gadis yang always picked on (denger denger kata ini jadi merinding..) dan nggak punya temen. Dia selalu sendirian. Satu-satunya tempat dimana ia tidak sendirian adalah di blog Himawari miliknya.. bersama followernya, mega pig dan kuro usagi. Hal ini terus berlanjut sampai datang seseorang yang berarti dalam hidupnya. Dia adalah Hinata, anak populer di sekolah itu (aku nggak tahu nama sekolahnya.. yang jelas bukan seika).. Hinata menyatakan perasaan cintanya pada si gadis kesepian itu.. Si cewek minder karena mereka memiliki perbedaan yang tak bisa dipungkiri. Si cewek adalah gadis aneh yang tidak dianggap di lingkungan sekitarnya, sedangkan Hinata adalah cowok idola di sekolahnya. Sampai akhirnya si cewek - yang punya fetish sama bunga matahari - itu berusaha melindungi bunga matahari yang diterpa hujan yang cukup deras.. Hinata -si cowok keren sang idola- menghampiri untuk membantunya.. WELEH-WELEH..
Yang pengen aku pertanyakan adalah, KOK ADA YA CWOK KAYAK GITU????!! Sungguh, aku heran.. Di Indonesia kejadian kayak gitu mah langka, kagak ada, malahh.. Mana ada sih cowok yang rela berhujan hujanan demi mempertahankan sesuatu yang nggak penting macam gitu?? Cowok indonesia, yahh,, How unromantic!!
Hal yang pengen aku tanyain lagi,, TANKOUBONNYA I AM HERE SAMPE EDISI BERAPA??
Langganan:
Postingan (Atom)
